Polres Gresik Gelar Latpraops Ketupat Semeru 2026, Matangkan Pengamanan Mudik Lebaran

Berita39 Dilihat

Gresik, Mediabangsanews.com

Dalam rangka mematangkan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polres Gresik menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Semeru 2026 di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Sarja Arya Racana, Lantai 3 Mapolres Gresik, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, didampingi Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto, serta diikuti para pejabat utama, kasatgas, dan perwira yang terlibat dalam struktur Operasi Ketupat Semeru 2026.

Dalam arahannya, Wakapolres Gresik menegaskan bahwa operasi pengamanan Idulfitri merupakan agenda nasional yang menuntut kesiapan maksimal dari seluruh personel guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Operasi Ketupat Semeru bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah bentuk kehadiran negara melalui Polri untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kompol Shabda.

Ia menekankan agar seluruh personel meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif, yang didukung penegakan hukum secara profesional. Hal tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk kriminalitas hingga ancaman terorisme selama momentum mudik dan perayaan Idulfitri.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan pentingnya pemetaan titik rawan kemacetan (trouble spot) dan titik rawan kecelakaan (black spot) di wilayah hukum Polres Gresik, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat di lapangan.

Dalam sesi pemaparan, masing-masing Satuan Tugas (Satgas) memaparkan kesiapan teknis pelaksanaan operasi. Kasat Samapta Polres Gresik AKP Satriyono selaku Kasatgas Preventif menyoroti sejumlah potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul selama bulan Ramadan, seperti perang sarung, balap liar, hingga takbir keliling yang menggunakan petasan.

Sementara itu, Satgas Preemtif dari fungsi Intelkam menyiapkan perkiraan khusus (Kirsus) terkait potensi konflik serta pemetaan kerawanan wilayah sebagai dasar pengambilan langkah antisipatif di lapangan.

Dari sisi lalu lintas, Satgas Kamseltibcarlantas menyiapkan strategi pengamanan arus kendaraan dengan menempatkan personel di titik-titik rawan kepadatan. Satlantas Polres Gresik juga menghadirkan inovasi pelayanan berupa mobil bengkel keliling yang disiagakan di Pos Pelayanan untuk membantu pemudik yang mengalami kendala kendaraan.

Selain itu, pemantauan arus lalu lintas juga dilakukan melalui sistem CCTV secara real-time guna mempermudah pengendalian arus kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran.

Di sisi lain, Satgas Bantuan Operasi (Banops) melalui Dokkes memastikan dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pemudik maupun personel yang bertugas selama operasi berlangsung.

Kabag Ops Polres Gresik Kompol Yusis Budi Krismanto menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Gresik akan mengerahkan 357 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait.

“Operasi ini direncanakan berlangsung mulai pertengahan Maret 2026. Kami berharap seluruh personel melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab agar masyarakat dapat merasakan pelayanan yang maksimal dari Polri,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Latpraops tersebut, Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, baik sebelum, saat, maupun setelah perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

(74ck)