Ucapan Kepala SMAN 1 Kedungpring Diduga Rendahkan Profesi Wartawan, Tuai Sorotan

Pendidikan60 Dilihat

Lamongan, Mediabangsanews.com

Sikap yang dinilai tidak terpuji dan dianggap merendahkan profesi jurnalis diduga dilakukan oleh Kepala SMAN 1 Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Wantono Gono Putro. Pernyataan tersebut disampaikan saat wartawan melakukan konfirmasi terkait dugaan pengelolaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang dilakukan oleh pihak sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/3/2026). Saat awak media mendatangi sekolah untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pengelolaan dana bantuan pendidikan tersebut, wartawan tidak mendapatkan jawaban yang diharapkan.

Alih-alih memberikan penjelasan, Wantono justru melontarkan ucapan yang dinilai merendahkan profesi jurnalis.

“Semua ada karmanya. Carilah kerja lain, kasihan anak cucu nanti,” ujar Wantono kepada wartawan.
Ucapan tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan. Pernyataan tersebut dinilai tidak pantas disampaikan oleh seorang pejabat publik, terlebih kepada wartawan yang menjalankan tugas konfirmasi.

Padahal, dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pers juga memiliki peran penting sebagai kontrol sosial serta dikenal sebagai pilar keempat demokrasi setelah lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Tindakan yang dilakukan oleh Kepala SMAN 1 Kedungpring tersebut dinilai telah mencoreng marwah profesi wartawan. Sikap tersebut juga dinilai tidak mencerminkan etika seorang pimpinan lembaga pendidikan yang seharusnya memberikan contoh sikap bijak dalam berkomunikasi dengan publik.

Masyarakat berharap agar pihak terkait, khususnya instansi pendidikan di tingkat provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap persoalan ini.

Selain itu, diharapkan ada klarifikasi maupun pembinaan kepada pihak sekolah agar ke depan hubungan antara lembaga pendidikan dan insan pers dapat terjalin secara baik dan saling menghormati.

(Red)