Pinky Hidayati Menegaskan Untuk Memperbaiki Tata Kelola Birokasi dan Adminitrasi Pendidikan di Mojokerto

Berita32 Dilihat

GresikMediabangsanews.com

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Mojokerto, Pinky Hidayati, S.Psi., M.Psi, kembali menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola birokrasi dan administrasi pendidikan di wilayah Mojokerto. Pernyataan ini disampaikan setelah meningkatnya sejumlah laporan dan aduan masyarakat terkait berbagai persoalan teknis maupun non-teknis di sekolah-sekolah negeri.

Sebagai pejabat yang baru menakhodai Cabang Dinas, Pinky menunjukkan sikap responsif. Setiap informasi yang masuk—baik melalui laporan resmi, komunikasi internal sekolah, maupun temuan di lapangan—menurutnya tidak boleh diabaikan.

“Kami membuka ruang selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, kritik, maupun masukan. Semua laporan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Kami ingin membangun sistem layanan pendidikan yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Pinky, Rabu, (28-1-2026).

Komitmen Pembenahan Menyeluruh
Pinky menjelaskan bahwa pembenahan yang akan dilakukan tidak sekadar bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek mentalitas kerja dan budaya pelayanan publik di lingkungan Cabang Dinas.

Ia menegaskan bahwa reformasi internal menjadi langkah awal menuju perbaikan lebih besar.
“Perubahan harus dimulai dari dalam. Kami perbaiki alur administrasi, evaluasi kinerja staf, serta memperkuat instrumen pengawasan. Pendidikan yang maju hanya dapat tercapai apabila birokrasi berjalan profesional dan bebas dari kepentingan,” ujarnya.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya menilai bahwa langkah itu dibutuhkan mengingat adanya berbagai temuan masalah di sejumlah satuan pendidikan. Meski belum dapat dipublikasikan secara rinci karena masih dalam proses penelusuran, laporan tersebut telah masuk ke meja Cabang Dinas untuk diverifikasi.

Transparansi Sebagai Kunci Perubahan
Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pengelolaan pendidikan, Pinky menekankan bahwa transparansi adalah kunci utama. Ia berkomitmen memastikan tidak ada praktik yang bertentangan dengan aturan, terutama dalam hal layanan administratif kepada peserta didik dan orang tua.

“Kami ingin menjadikan Mojokerto sebagai wilayah yang memiliki integritas tinggi dalam pelayanan publik sektor pendidikan. Tidak boleh ada ruang bagi praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Pendidikan harus dikelola secara jujur, bersih, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Dukungan Publik dan Harapan ke Depan
Sejumlah pemerhati pendidikan Mojokerto mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pinky. Mereka menilai bahwa keterbukaan dan keberanian untuk menata ulang sistem merupakan sinyal positif bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Dengan berbagai pembenahan yang mulai dijalankan, publik berharap Cabang Dinas Pendidikan Mojokerto dapat menjadi contoh tata kelola yang profesional dan berintegritas.
Pinky menutup keterangannya dengan menyampaikan bahwa semua upaya ini dilakukan untuk memastikan peserta didik di Mojokerto mendapatkan layanan terbaik.

“Pada akhirnya, semua untuk anak-anak kita. Pendidikan mereka harus dipastikan berjalan di lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari penyimpangan,” tutupnya.

(And/ Red)