Aksi Penganiayaan dan Perampasan Oleh Sekelompok Gangster Terekam CCTV Kini Viral di Masyarakat

Berita107 Dilihat

Gresik, Mediabangsanews.com

Aksi segerombolan pemuda (Gangster) kembali meresahkan warga. Kali ini Gangster melakukan ulah di Gresik utara, tepatnya di Dusun Sono, Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik saat dini hari, Minggu, (4-1-2025). Aksin Gangster tersebut terekam CCTV (Closed-Circuit Television) dan viral di masyarakat.

Dari keterangan beberapa warga yang menyaksikan, Gangster tersebut beraksi saat pukul 01.30 WIB. Sekelompok pemuda itu datang dari arah selatan mengendarai kurang lebih 10 sepeda motor dengan jumlah 18 orang dan berboncengan. Mereka langsung masuk ke dalam warung dan melakukan pemukukan kepada salah satu pengunjung, Zaki Syarifuddin (22) warga setempat. Dengan membabi buta anggota Gangster bergantian memukuli korban hingga berlumuran darah.

Bukan hanya itu, mereka juga menyeret korban ke depan warung dan juga melucuti pakaiannya hingga setengah telanjang. Setelah itu, mereka mengambil barang-barang milik korban seperti HP dan juga barang berharga lainnya.

Tak berhenti di situ, kelompok gangster tersebut juga mengambil hp milik pengunjung lain dan juga pemilik warung.

Setelah melakukan aksinya, Gangster meninggalkan lokasi kejadian menuju ke arah utara.

Setelah situasi aman, warga yang melihat kejadian tersebut segera melakukan pertolongan kepada korban penganiayaan dan membawanya ke Puskesmas pancing untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Atas kejadian itu korban mengalami beberapa luka lecet dan memar, selain itu korban juga harus mendapatkan beberapa jahitan akibat luka robek yang lumayan dalam.

Dalam hitungan menit, rekaman CCTV kejadian penganiayaan dan perampasan yang dilakukan oleh sekelompok gangster tersebut viral dan beredar di masyarakat Kabupaten Gresik.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihak kepolisian telah mengantongi ciri-ciri pelaku Gangster.

“Benar memang ada penganiayaan dan perampasan itu. Saat ini para pelaku sedang dalam proses penyelidikan dan pengejaran,” ungkap singkat Kasatreskrim Polres Gresik.

Polisi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti berupa hasil visum korban dan sebuah HP. Polisi juga membawa rekaman CCTV yang telah beredar luas di masyarakat.

(Red)