Diduga Remehkan Wartawan, Peryataan Sekdes Randu Padangan Tuai Sorotan

Berita119 Dilihat

Gresik, Mediabangsanews.com

Pernyataan Sekretaris Desa (Sekdes) Randu Padangan , Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Samsul Arif, menuai sorotan publik setelah dirinya menyampaikan dukungan terhadap Kepala Desa Randu Padangan yang disebut-sebut jarang masuk kantor. Pernyataan tersebut dinilai berpotensi meremehkan fungsi pengawasan dan kontrol sosial, khususnya peran media.

Dalam sebuah pernyataan yang beredar di masyarakat, Samsul Arif disebut menyampaikan kalimat, “Kalau ke kantor tidak tenang, ada sampean,” yang diarahkan kepada pihak tertentu. Ucapan tersebut ditafsirkan sebagai bentuk pembenaran atas ketidakhadiran kepala desa di kantor pemerintahan desa.

Tak hanya itu, Samsul Arif juga menyampaikan pernyataan lain yang memantik kontroversi, yakni “Biar Desa Randu Padangan terang kalau disorot media.” Pernyataan ini oleh sebagian kalangan dianggap sebagai sikap meremehkan peran media sebagai alat kontrol sosial dan pengawas jalannya pemerintahan desa.

Sejumlah warga menilai, pernyataan tersebut mencerminkan sikap tidak sejalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Padahal, kehadiran kepala desa di kantor merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Kalau pejabat desa justru merasa terganggu dengan pengawasan, ini patut dipertanyakan. Media dan masyarakat punya hak untuk mengawasi,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh klarifikasi resmi dari Kepala Desa Randu Padangan maupun Sekdes Samsul Arif terkait maksud dan konteks pernyataan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Publik berharap pemerintah desa dapat bersikap terbuka, profesional, serta menghormati fungsi kontrol sosial demi terwujudnya pemerintahan desa yang transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

(red)