Lamongan, Mediabangsanews.com
Di ujung selatan Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Desa Sumberdadi akhir-akhir ini menjadi sorotan karena keberhasilan membangun iklim pemerintahan yang dekat dengan masyarakat.
Kinerja Kepala Desa Sugiono meraih apresiasi luas, dimana warga melihat dalam kepemimpinannya contoh nyata pemerintahan desa yang bersih, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Kepemimpinannya tidak hanya berjalan dengan baik, melainkan juga menciptakan rasa kepercayaan yang kuat, setiap warga merasa bagian tak terpisah dari proses pembangunan.
Prinsip yang selalu dipegang teguh Sugiono adalah mengutamakan musyawarah sebelum mengambil keputusan, terutama terkait penggunaan anggaran desa. Setiap program pembangunan, dari perbaikan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi, dilaporkan secara transparan di forum desa rutin. Hal ini membuat warga mengetahui jelas arah pembangunan dan pemanfaatan Dana Desa (DD), tanpa ruang untuk keraguan.
“Beliau sangat terbuka. Setiap ada rencana penggunaan anggaran pasti dibahas bersama warga. Kami merasa dilibatkan, dan itu membuat kami percaya,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Kurangnya kemampuan merangkul seluruh lapisan masyarakat seringkali menjadi kelemahan pemerintahan desa, namun di Sumberdadi hal ini menjadi kekuatan utama. Kepemimpinan inklusif membuat warga dari berbagai latar belakang merasa nyaman dan terlayani. Keluhan, kebutuhan, dan masukan selalu mendapat respon cepat, sehingga rasa kecewa dapat ditangani segera. Ini bukan hanya soal pelayanan, melainkan penghormatan terhadap suara warga sebagai pilar demokrasi lokal.
Dari sisi warga, apresiasi tidak hanya berhenti pada pujian. Mereka juga menyampaikan harapan bijaksana: semoga pemerintah desa terus memperkuat kualitas pelayanan dan melanjutkan pembangunan yang maju, baik infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum, maupun pemberdayaan melalui program ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
“Kami berharap pelayanan yang sudah baik ini semakin ditingkatkan. Pembangunan desa harus terus berjalan agar Sumberdadi semakin maju dan sejahtera,” ujar salah satu warga.
Merespons itu, Pemerintah Desa Sumberdadi menegaskan komitmen meningkatkan pelayanan publik dan melanjutkan program pembangunan, tetap mengedepankan musyawarah dan transparansi.
Ketika dikonfirmasi wartawan, Sugiono mengungkapkan rasa terima kasih tulus: “Segala capaian dan kemajuan yang kita raih tidak lepas dari peran serta seluruh masyarakat yang selalu mendukung setiap program desa.”
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi warga dalam musyawarah dan memastikan transparansi anggaran tetap terjaga, “karena, keterbukaan adalah kunci terwujudnya pembangunan yang jujur dan tepat sasaran.”
Sebelum mengakhiri, Sugiono menegaskan komitmen tak tergoyahkan: “Kami akan terus meningkatkan pelayanan lebih cepat, lebih ramah, lebih responsif dan membangun desa agar semakin maju melalui pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat.”
Desa Sumberdadi dengan kepemimpinan Sugiono menjadi contoh inspirasi bagi daerah lain di Lamongan bahkan Jawa Timur. Ia menunjukkan bahwa ketika pemerintahan desa berjalan dengan transparansi, musyawarah, dan rasa hormat, kesejahteraan dan kemajuan tidaklah jauh. Apresiasi warga adalah bukti bahwa kepemimpinan bijaksana dan berorientasi pada kesejahteraan bersama akan selalu dihargai.
(Adi)







