Puluhan KPM Mengaku Tak Pernah Pegang ATM BPNT, Warga Desa Dumpiagung Pertanyakan Penyaluran Bantuan

Berita34 Dilihat

Lamongan, Mediabangsanews.com

Polemik penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali mencuat. Kali ini terjadi di Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan tidak menerima bantuan sebagaimana mestinya, meski nama mereka tercatat sebagai penerima program tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa warga mengaku tidak pernah memegang kartu ATM bantuan sejak mereka terdaftar sebagai penerima BPNT dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Salah satu warga bahkan mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pengecekan terhadap rekening baru yang dibuatkan untuk program bantuan tersebut, saldo yang tersisa hanya sebesar Rp700.

Padahal sebelumnya, menurut informasi yang diterima warga, rekening bantuan tersebut disebut telah dialihkan ke rekening lain.

“Kami tidak pernah menerima ATM sejak awal mendapatkan bantuan. Setelah dicek, saldo di rekening hanya tersisa Rp700,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (10/03/2026).

Tak hanya itu, di tengah masyarakat juga beredar informasi bahwa kartu ATM milik sebagian penerima bantuan diduga dipegang oleh ketua kelompok KPM. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar bagi warga, sebab secara prosedur kartu ATM bantuan sosial seharusnya berada langsung di tangan penerima manfaat.

Situasi ini pun memicu keresahan di kalangan masyarakat Desa Dumpiagung. Warga berharap ada penjelasan serta penelusuran dari pihak terkait agar penyaluran bantuan sosial benar-benar berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Desa Dumpiagung, Nuriyanto, serta ketua kelompok KPM saat dimintai keterangan melalui pesan WhatsApp pribadinya belum memberikan tanggapan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Dumpiagung maupun dari ketua kelompok KPM terkait polemik penyaluran BPNT tersebut.

(Red)