Heboh! Dua Mayat Diduga Ibu dan Anak Ditemukan Terbakar di Eks Aspol Jombang

Peristiwa88 Dilihat

JombangMediabangsanews.com

Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang digemparkan dengan penemuan dua mayat perempuan di area bekas gedung asrama polisi (Aspol), Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kedua korban diduga merupakan ibu dan anak. Saat ditemukan, kondisi jenazah sangat mengenaskan. Tubuh keduanya melepuh diduga akibat luka bakar dan dalam keadaan tanpa busana.

Penemuan bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah sepeda motor yang terparkir di lokasi tersebut selama dua hari tanpa diketahui pemiliknya. Merasa janggal, warga kemudian melakukan pengecekan dan mendapati dua jasad perempuan tergeletak di dalam bangunan kosong tersebut.

Temuan itu segera dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polres Jombang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, membenarkan adanya penemuan tersebut.

“Jadi hari ini sekitar pukul 14.00 WIB, kami mendapatkan laporan adanya penemuan dua mayat. Satu perempuan dewasa dan satu anak perempuan. Saat ini keduanya sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Dalam proses olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada dugaan peristiwa tidak wajar. Salah satunya adalah botol yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM).

“Kami menemukan beberapa barang bukti di TKP, salah satunya botol yang diduga berisi BBM,” tambahnya.

Secara visual, kedua korban mengalami luka bakar hingga menyebabkan kulit mengelupas. Namun pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian karena kondisi jenazah telah menunjukkan lebam mayat.

“Secara visual ada bagian kulit yang terbakar dan mengelupas. Untuk luka lain belum terlihat jelas karena sudah muncul lebam mayat. Kami menduga korban telah meninggal lebih dari 24 jam,” jelasnya.

Saat ini kedua jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani autopsi oleh tim dokter forensik. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan guna memastikan penyebab kematian serta mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter forensik untuk menyimpulkan penyebab kematian dan memastikan apakah ini merupakan tindak pidana pembunuhan atau bukan,” pungkas AKP Dimas

(Adi)