Kecelakaan Maut di Jalan Raya Sememi: Truk Boks Dengan RX King, Akibatkan Pelajar Meninggal di Tempat

Berita96 Dilihat

Surabaya, Mediabangsanews.com

Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Raya Sememi, Surabaya, Jumat (6/2) sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah truk boks Mitsubishi dengan sepeda motor Yamaha RX King dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, mengatakan korban tewas diketahui bernama Dava Satria Aruna Putra (19), seorang pelajar asal Kabupaten Gresik.

“Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi ke RS BDH Surabaya untuk keperluan visum,” ujar Iptu Suryadi, Sabtu, (7-2-2026).

Kecelakaan tersebut melibatkan truk boks Mitsubishi bernomor polisi W-9984-PA yang dikemudikan Chuzaini (59), warga Sidoarjo, dengan sepeda motor Yamaha RX King bernomor polisi S-5030-TH yang dikendarai korban.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk boks melaju dari arah barat ke timur. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk berbelok ke kanan untuk melakukan putar balik. Namun, saat manuver tersebut dilakukan, pengemudi diduga tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

“Pada saat bersamaan, sepeda motor korban melaju searah di sisi samping truk sehingga terjadi tabrakan,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi truk yang kurang berhati-hati saat melakukan putar balik.
Polisi telah mengamankan kedua kendaraan beserta dokumen terkait, serta melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan tanggung jawab hukum dalam peristiwa ini,” tambah Suryadi.

Sementara itu, menurut saksi tetangga korban dirumah duka, diketahui bahwa korban mengendarai sepeda motor akan pergi ke Surabaya tempat orang tuanya berjualan. Dia (korban) menggantikan ayahnya yang saat itu libur (tidak menjaga lapak).

“Budal yah (berangkat yah),” ucap tetangganya menirukan korban sebelum kejadian.

(red)