Gresik, Mediabangsanews.com
Sosok Wartawan Jack Sandoro dikenal bukan hanya aktif dalam dunia jurnalistik, tetapi juga konsisten dalam kegiatan dakwah. Ia menunjukkan bahwa syiar Islam tidak harus selalu dilakukan di mimbar besar atau masjid megah. Dengan penuh keikhlasan, Jack Sandoro rela berdakwah di mana saja, termasuk di warung-warung kopi tempat masyarakat berkumpul.
Bagi Jack Sandoro, dakwah adalah kewajiban moral yang bisa dilakukan oleh siapa pun dan di mana pun. Ia meyakini bahwa pesan kebaikan akan lebih mudah diterima ketika disampaikan secara santai dan membumi, langsung menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Dakwah tidak harus menunggu mimbar. Di warung kopi pun, selama niatnya baik, itu sudah menjadi ladang pahala,” ujar Jack Sandoro saat ditemui usai berbincang dengan warga di sebuah warung.
Selain berdakwah di masjid, ia kerap memanfaatkan waktu luangnya untuk berdialog dengan masyarakat, menyampaikan pesan keagamaan, nilai kejujuran, kepedulian sosial, serta pentingnya menjaga persatuan. Pendekatan yang humanis membuat dakwahnya mudah diterima oleh berbagai kalangan, mulai dari pemuda hingga orang tua.
Aktivitas dakwah Jack Sandoro ini mendapat apresiasi dari warga. Mereka menilai apa yang dilakukan Jack Sandoro mampu menghadirkan suasana religius tanpa kesan menggurui, sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.
Melalui langkah sederhananya, Jack Sandoro membuktikan bahwa dakwah dan syiar Islam dapat dilakukan secara fleksibel, relevan, dan dekat dengan kehidupan rakyat, sejalan dengan semangat Islam rahmatan lil alamin.
(Adi/ Red)







