Penyangga Kebutuhan Dapur Warga, Pemdes Sumberdadi, Mantup Salurkan Bantuan Pangan Bulog.

Berita98 Dilihat

LamonganMediabangsanews.com

Warga Desa Sumberdadi, Mantup datang ke Balai Desa dengan wajah sumringah dan senyum ceriah karena mendapat bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.

Pemerintah Desa Sumberdadi menyalurkan bantuan pangan dari bulog tersebut di Balai Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Pada Rabu 24/12/2025.

Pada kesempatan tersebut kepala Desa Sumberdadi Sugiono hadir secara langsung untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat di dampingi seluruh perangkat Desa setempat.

Terpantau saat proses penyaluran berjalan dengan tertib dan lancar. Terlihat para keluarga penerima manfaat antri dengan tertib satu persatu menunggu namanya di panggil oleh petugas.

Warga sekitar usai namanya di panggil dan membawa 20 Kilo gram dan minyak goreng 4 liter saat di konfirmasi mengatakan terima kasih saya ucapkan kepada pemerintah pusat umumnya dan pemerintah desa Sumberdadi khususnya.

“Makasih pak bantuan ini bisa meringankan beban kami sekeluarga. Sembari menujukan bantuan berupa beras dan minyak.” Ucapnya singkat.

Disela sela Penyaluran bantuan Kepala Desa Sumberdadi Sugiono mengatakan penyaluran ini merupakan penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bulog) sebagai bagian dari kebijakan ekonomi pemerintah Nasional untuk mendukung ketahanan pangan.

“Bantuan ini dari Badan Pangan Nasional (Bulog) untuk mendudukung program ketahanan pangan. Desa Sumberdadi ada sekitar 265 Orang yang menerima bantuan pangan tersebut.” Jelasnya

Lanjut dikatakan oleh Sugiono kalau untuk data penerima itu bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementrian Sosial yang telah melalui proses validasi yang ketat. Ucapnya

Masih Sugiono melanjutkan dalam pelaksanaanya juga disiapkan mekanisme penggantian jika ditemukan penerima yang tidak sesuai kiteria seperti yang sudah mampu atau yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

“Selain itu penggantian juga dilakukan dengan mengacu pada DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional cadangan jika tidak ada di tingkat lokal.” Ungkapnya

Sebelum mengakhiri Sugiono berharap semoga program ini membawa berkah dan memperkuat ketahanan pangan waega menuju kesejahteraan. Tutupnya

(Adi)