Dusun Tanggulangin Memanas..! Warga Diusir Kades Saat Hendak Mengikuti Rapat Pembahasan ‘Fee Provider’

Berita188 Dilihat

GresikMediabangsanews.co.

Suasana memanas terjadi pada warga Dusun Tanggulangin, Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik warga diusir Kepala Desa Ganggang H. Awi saat warga tersebut hendak mengikuti jejak pendapat mengenai ‘Fee Provider’

Pengusiran tersebut sontak memicu kemarahan dan kekecewaan warga karena warga merasa haknya untuk berpartisipasi dalam pembahasan masalah penting di abaikan.

Menurut keterangan beberapa warga sekitar mereka datang ke Balai Desa Ganggang dengan harapan bisa menyampaikan aspirasi dan mendapatkan penjelasan terkait pengelolaan ‘Fee Provider’.

Dalam keterangan tersebut warga menyampaikan kalau selama ini pengelolaan ‘Fee Provider’ Menjadi pertanyaan. Namun sangat di sayangkan kedatangan warga di lokasi (Balai Desa Ganggang) malah diusir oleh Kepala Desa Ganggang H. Awi mereka (warga Red) malah di suruh meninggalkan ruangan dengan alasan yang tak masuk akal.

Salah Satu Warga yang enggan di sebutkan namanya di dalam pemberitaan mengatakan kami datang baik- baik dengan maksud ingin tau bagaimana uang ‘Fee Provider’ itu di gunakan.

“saya hanya ingin tau uang ‘Fee Provider’ itu di gunakan untuk apa. Tapi pak Kades malah marah marah yang gak jelas alasannya dan mengusir kami keluar” Jelasnya

Kejadian tersebut sontak memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Tokoh masyarakat setempat juga sangat menyayangkan tindakan Kepala Desa Ganggang H. Awi yang tidak transparan dan tidak menghargai warga sendiri.

Tokoh Masyarakat mendesak agar Pemerintah Daerah segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan pengelolaan Dana Desa dilakukan secara akuntable.

“Seharusnya Kades itu terbuka kepada warganya
Kalau memang tidak ada yang di tutup- tutupi kenapa warga ingin ikut rapat malah di usir”. Kata tokoh Masyarakat menambahkan.

Saat di konfirmasi melalui chat berbasis Aplikasi WhatsaAp Kepala Desa Ganggang H. Awi tidak merespon dan lebih memilih diam.

Hingga berita ini di tayangkan Kepala Desa Ganggang H. Awi belum memberikan keterangan apapun terkait hal tersebut.

(Adi)