Diduga Karena Sakit, Pria Meninggal di Lahan Kosong Exit Tol Tenaru Di Temukan Warga

Berita243 Dilihat

GresikMediabangsanews.com

Warga Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di lahan kosong sebelah exit Tol Tenaru, Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban diketahui bernama Zainul Arifin (54), warga Dusun Tenaru RT 05 RW 02, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya memiliki riwayat penyakit diabetes dan sempat mengalami mual serta diare selama tiga hari sebelum kejadian.

Menurut laporan Polsek Driyorejo, korban pamit dari rumah pada Jumat (3/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor Honda Grand W 5059 DL untuk mencari rumput dan besi bekas. Namun hingga sore hari, korban tak kunjung pulang, hingga akhirnya keluarga bersama warga sekitar melakukan pencarian.

Baca Juga  Turnamem Bola Volly Pejuang Subuh Cup II Secara Resmi Di Buka, Ini yang Di sampaikan Suprayitno

Keesokan harinya, Sabtu pagi, saksi Moh. Sigit (39) dan Moh. Muhlis (49) menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di semak-semak lahan kosong tak jauh dari exit Tol Tenaru. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak Polsek Driyorejo.

Petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Driyorejo segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Keluarga korban menyatakan menolak dilakukan visum dan otopsi, serta menerima dengan ikhlas kematian korban yang diduga akibat sakit.

Kapolsek Driyorejo Kompol Muhsiram, S.H. membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, korban ditemukan meninggal dunia di lahan kosong wilayah Tenaru. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan dan pihak keluarga menolak visum karena korban memiliki riwayat sakit,” ujar Kompol Muhsiram.

Baca Juga  Polres Lamongan Gelar Patroli Harkamtibmas di Wilayah Hukum Kabupaten Lamongan

Polisi telah melakukan tindakan sesuai prosedur, termasuk mendata saksi, mengamankan barang bukti, berkoordinasi dengan tim medis, serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *