Sampang, Mediabangsanews.com
Selasa 17 Juni 2025 pukul 01:00 Waktu setempat telah terjadi percobaan pembuhuhan terhadap seorang Jurnalis yang bertugas di wilayah Madura (Kepala Biro Madura).
Diketahui jurnalis Inisial L merupakan wartawan dari media online Komandopatastv.com. Percobaan pembunuhan tersebut saat jurnalis tersebut berada di rumah nya yang berada di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sukobanah, Kabupaten Sampang, Madura.
Menurut informasi pembacokan tersebut dilakukan oleh dua orang yang diduga berinisial (D) dan rekannya inisial (z)
Kejadian pembacokan tersebut berawal dari dugaan kesalahpahaman antara Inisial kotban (N) dengan terduga tersangka (Z) yang di duga kuat terjadinya pembacokan di Dusun polai timur, Desa Bira Tengah, Krcamatan Sukobanah, Kabupaten Sampang, Pada Selasa 17/06/2025 malam Rabu pukul 01.00.
Atas kejadian tersebut Korban dilarikan ke rumah sakit Dr. Sutomo Surabaya yang di kenal oleh masyarakat Jawa Timur dengan sebutan Karang menjangan. untuk menjalani perawatan intensif karena luka bacok yang ada di leher dan tangan korban.
Menurut korban (N) kejadian berawal dari beredarnya isu perselingkuhan inisial (D) menyelingkuhi ipar sepupunya istrinya yang suaminya sedang dipenjara kemudian isu tersebut muncul di sebuah WhatsApp bawa pelaku menyelingkuhi seorang wanita yang berstatus bersuami.
Perselingkuhan itu sudah dari awal sudah jadi perbincangan para warga sehingga yang perempuan langsung minta cerai tanpa ada sebab dari sang suami.terang korban
Kronologi selanjutnya
Tidak lama kemudian (D) bersama (Z) mendatangi rumah korban (N) pukul 01.00 malam tanpa basa basi dan tanpa mendengarkan penjelasan korban para tersangka ini langsung main tembak dan membacok korban dengan membabi buta ,korban mencoba merampas senpi yang di tembakan berulang kali kepada korban pada saat kejadian tersebut oleh tersangka (D), tapi dari belakang tersangka (Z) membacok leher korban (N) dan korban menangkis pembacokan tersebut dengan akhir tangan korban terkena sabetan celurit hinga urat urat tangan putus terkena sabetan .ucap korban (N)
Harapan kami kepada pihak kepolisian
Kepada pihak kepolisian diharapkan menangani kasus ini dengan extra dan tidak pandang bulu dikarenakan ini sudah terbilang kasus undang undang pembunuhan berencana dengan adanya senpi dan bukti lainya itu sudah menjadi bukti kejahatan dan harus dilakukan penangkapan terhadap saudara (D) dan (z) yang dari keterangan korban, tersangka (D) yang membawa senpi di saat peristiwa kejadian tersebut di duga adalah seorang bandar besar narkoba dan dalang dari peristiwa ini Tegas korban pada pimpinan media komandopatastv via phond
Dari info yang diterima tersangka (Z ) sudah diamankan pihak kepolisian dan diharapkan tersangka (D) yang menjadi otak dalang dari kejadian ini bisa cepat ketangkap .
Dalam kejadian tersebut korban adalah tulang punggung keluarga kecilnya dari kejadian tersebut sangat dirugikan atas kejadian tersebut ,saya pimpinan media komandopatastv.com mitra TNI-Polri meminta agar pihak kepolisian menangkap semua tersangka yang terlibat tanpa pandang bulu dan menghukum dengan seberat beratnya para tersangka sesuai undang undang yang berlaku di Indonesia.
(Red)







