Intensitas Curah Hujan Tinggi, Delapan Desa di Kecamatan Balongpanggang di Rendam Banjir. Ternyata ini Desa yang Terendam Banjir.

Berita376 Dilihat

GresikMediabangsanews.com

Intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah hulu yang menyebabkan sungai kalilamong meluap. Akibat dari meluapnya kalilamong tersebut ada delapan Desa di Kecamatan Balongpanggang terendam banjir. Pada Senin 9/6/2025 dini hari.

Diketahui selain merendam sebagian pemukiman, banjir juga mengganggu aktifitas warga dan merusak sejumblah infratuktur.

Desa yang terendam banjir luapan kalilamong diantaranya: Dusun Delik, Desa Jombang Delik, Desa Ngampel, Desa Dapet (3 Dusun), Desa Sekarputih (2 Dusun), Desa Banjaragung (2 Dusun), Desa Wotansari (3 Dusun), Desa Karangsemanding (2 Dusun), Desa Pucung (3 Dusun)

Kepala Desa Dapet Siswadi mengungkapkan bahwa banjir datang secara tiba- tiba sekitar pukul 04:30 waktu setempat. Saya tidak menduga banjirnya sebesar ini.

Baca Juga  Abdul Aziz Keluar Masuk Diskotek Sejak 2020: Ketangkap Nyabu Hanya di Rehab, FPSR Minta Presiden Turun Tangan

“Karena banjirnya sangat besar warga panik serta menyelamatkan barang- barangnya. Sehingga pada warga tidak ada yang tidur.” Ungkapnya

Ditambahkan oleh Siswadi Karena air meluap hingga wilayah selatan Desa dan merusak jalan Desa di depan Gang 1.

“Alhamdulilah tidak ada korban jiwa. Warga dalam kondisi selamat untuk hewan ternak seperti sapi, kambing juga sudah kami evakuasi ke dataran yang lebih tinggi.” Tambahnya

Lanjut di katakan Siswadi di Desa Dapet ada tiga Dusun yang terendam banjir dan diperkirakan sekitar 60 perseb wilayah terendam banjir.

“Akibat banjir tersebut lahan pertanian dan infratuktur jalan rusak. Untuk kerugian belum bisa di tafsir karena kami masih melakukan pendataan.” Jelasnya

Baca Juga  Begal Merajalela di Kecamatan Pakal, Surabaya. Ini Harapan Warga Kepada Polisi.

Sebelum mengakhiri Siswadi menjelaskan saat ini, Pemerintah Desa bersama dengan para relawan dan masyarakt terus melakukan penanganan Darurat. Katanya

Siswadi juga menghimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Mengingat cuaca ekstrime masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pungkasnya

(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *